Struktur Atom (2)

model atom Rutherford
by Apep Ependi, S. Si

Salam, 

Postingan kali ini, POJOKIMIA mempostingkan materi kimia kelas sepuluh (10) mengenai "Struktur Atom".

Postingan materi ajar kimia ini merupakan postingan saya yang kedua.Mungkin akan ada yang lain lagi.

Pada struktur atom kali ini, siswa akan memahami tentang: memformulasikan evolusi model atom Thomson, Rutherford, dan model atom Bohr; memformulasikan kuantitas momentum dan energi pada model atom Bohr; dan menjelaskan terjadinya spektrum diskrit pada model atom Bohr. 

Evolusi atau perkembangan model atom, dimulai dari model atom Dalton, Thomson, Rutherford, dan Bohr. Adanya perkembangan dari model atom dikarenakan adanya kelemahan pada teori atom sebelumnya.

Model atom Dalton, mengemukakan pendapat bahwa atom merupakan partikel terkecil dari suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi. Dalton menganalogikan, jika suatu materi (contoh: lempeng emas) dipotong menjadi 2 kemudian potongannya dipotong kembali menjadi 2 kemudian potongannya dipotong kembali menjadi 2 terus berlangsung seperti itu, maka akan didapat potongan yang terkecil yang tidak dapat dibagi lagi maka potongan itulah yang dinamakan atom. Model atom Dalton dilemahkan dengan ditemukannya elektron.

Model atom Thomson, dengan melakukan percobaan sinar katoda yang dilewatkan pada muatan listrik didapat bahwa sinar katoda tersebut dibelokkan ke arah muatan positif. Maka atom menurut Thomson adalah partikel yang tersusun oleh partikel yang bermuatan positif dan bermuatan negatif, yang mana partikel positif terletak di bagian dalam, sedangkan partikel negatif berada tersebar di seluruh bagian atom. Maka, dari pendapat ini bahwa atom masih dapat dibagi lagi menjadi partikel positif dikenal dengan proton dan partikel negatif disebut dengan elektron.

Model atom Rutherford, dengan melakukan percobaan penembakan lempeng emas dengan sinar alfa, didapat bahwa sebagian besar sinar alfa tersebut diteruskan dan hanya sedikit yang dibelokkan atau dipantulkan kembali. Sehingga, disimpulkan bahwa sebagian besar ruang dalam atom merupakan ruangan kosong (dengan banyaknya sinar alfa yang diteruskan) dan partikel alfa yang dipantulkan atau dibelokkan dikarenakan sinar alfa tersebut mengenai inti atom yang bermuatan positif. Maka, dari pendapatnya ini menjelaskan bahwa elektron tidak tersebar di seluruh bagian atom tetapi berada jauh dari inti atom. Tetapi, kelemahan teori atom Rutherford dikarenakan tidak mampu menjelaskan mengapa elektron yang berada di luar inti yang bermuatan negatif tidak tertarik ke inti yang bermuatan positif berdasarkan hukum fisika klasik.

Model atom Bohr, Bohr menjelaskan kelemahan dari teori atom Rutherford bahwa elektron berada di luar inti pada jarak tertentu sesuai dengan tingkat energinya (kulit) dan bergerak mengelilingi inti, yang mana ketika elektron bergerak tidak melepas dan menyerap energi.

Oke, agar tidak terlalu panjang penjelasannya, silahkan saja lihat tampilan-tampilan di bawah ini:
kompetensi struktur atom
model atom Dalton
model atom Rutherford
model atom Bohr
masih belum cukup, nih silahkan saja download/unduh materi ajar ini pada link: Struktur Atom.
Materi ajar ini berupa file swf (shock wafe file) yang dapat dijalankan dengan software flash player. Belum punya softwarenya silahkan download di halaman Bantuan.

Ga lupa-lupa mengingatkan, kalo sudah diunduh/download. Gunakanlah dengan BIJAK!!!

Tapi, sebagus apapun materi ajar jangan lupa dengan motto ini:


CHEMISTRY IS EASY IF YOU STUDY
 
Silahkan, berikan komentar/saran (BEBAS, tapi tidak SARA). Akhir kata semoga, apa yang saya berikan dapat kalian ambil manfaatnya.

Wa'salam

0 komentar:

Posting Komentar